Cara Bermain Judi Bola Online Sesuai Handicap

Handicap merupakan jenis taruhan diperuntukan membuat pertandingan menjadi lebih seimbang. Dengan cara tim yang lebih kuat akan memberi voor kepada tim yang lebih lemah. Atau bisa disebut juga sebagai cara untuk membaca pasaran bola. Istilah handicap juga berlaku untuk semua jenis taruhan yang terdapat dalam menu taruhan bola online. Seperti : Under / Over, Full Time, 1X2, dan lainnya.

Cara Bermain Judi Bola Online Sesuai Handicap

Berikut ini akan dijelaskan daftar sbobet888 mengenai beberapa jenis istilah yang terdapat di handicap. Yang biasanya bandar akan memberikan odds di jenis permainan ini. Dengan illustrasi tim A sebagai tuan rumah dan team B sebagai team tamu.

0 : 0

Posisi sama kuat antara 2 tim yang sedang bertanding dengan memiliki peluang sama untuk memenangkan pertandingan. Biasanya teruntuk 2 tim kuat yang saling berhadapan.

Jika pertandingan berakhir dengan hasil imbang / skor seri maka uang taruhan akan dikembalikan kepada bettor.
Tetapi apabila taruhan ada di pihak tim A dan hasil akhir dari pertandingan tersebut berhasil dimenangkan oleh tim A. Maka bettor akan dianggap menang.
Pada saat taruhan ada di pihak tim A dan tim B berhasil memenangkan pertandingan tersebut . Maka bettor akan dianggap kalah.

0 : ¼

Yang berarti tim A memberikan voor ¼ atau 0.25 bola kepada team B.

Saat taruhan ada pada tim A dan pertandingan tersebut berkesudahan dengan hasil imbang. Maka bettor akan dianggap kalah ½ dari nilai taruhannya.
Ketika bettor memilih bertaruh pada tim A dan pertandingan berhasil dimenangkan oleh tim tuan rumah. Maka bettor akan mendapatkan kemenangan di taruhannya tersebut.
Nilai taruhan ada pada tim tuan rumah namun pertandingan dimenangkan oleh tim B. Maka taruhan tersebut akan dianggap kalah.

READ:   Beberapa Manfaat Bermain Permainan Situs Judi Slot Online

0 : ½

Artinya tim A akan memberikan voor ½ atau 0.50 bola kepada tim B.

Bettor bertaruh pada tim A dan pertandingan berakhir dengan imbang. Bettor dianggap kalah.
Pemain / bettor bertaruh pada tim A dan pertandingan dimenangkan oleh tim A. Maka bettor dianggap menang.
Jika taruhan ada pada tim A dan pertandingan dimenangkan oleh tim B. Dengan begitu bettor dianggap Agen Sbobet Asia.

0 : ¾

Memiliki arti tim A akan memberikan voor ¾ atau 0.75 bola kepada tim B.

Bettor memilih tim A sebagai tempat bertaruhnya dan hasil pertandingan tersebut berakhir imbang. Maka bettor akan dianggap kalah dalam taruhan tersebut.
Jika taruhan ada pada tim A dan hasil pertandingan dimenangkan oleh tim A dengan skor 1-0. Maka bettor akan menang ½ dari nilai taruhan nya. Tetapi jika tim A berhasil menang dengan keunggulan 2 bola. Contoh 2-0,3-0,3-1,4-2. Maka bettor akan dianggap menang full.
Tetapi apabila nilai taruhannya ada pada tim A dan hasil pertandingan dimenangkan oleh tim B. Maka bettor akan dianggap menang.

0 : 1

Artinya tim A akan memberikan voor kepada tim B 1 bola.

Jika bertaruh pada tim A dan hasil dari pertandingan tersebut berakhir dengan skor seri. Dengan begitu taruhan tersebut akan dianggap kalah.
Kalau nilai taruhan ada pada tim A dan hasil pertandingan tim A berhasil menang dengan selisih 1 gol. Seperti 1-0, 2-1, 3-2. Maka taruhan bettor akan dianggap seri / draw. Tetapi bettor akan dianggap menang taruhan apabila tim A berhasil menang dengan selisih 2 gol atau lebih. Contoh 2-0,3-1,4-2,4-1.
Bettor akan dianggap kalah dalam taruhannya apabila di pertandingan tersebut berhasil dimenangkan oleh tim B.

0 : 1 ¼

Jenis taruhan ini hampir sama dengan jenis taruhan ¼. Perbedaannya hanyalah penambahan selisih gol saja dari tim A.

READ:   Perbedaan Permainan Poker Online Dengan Bandar Poker Online

Nilai taruhan ada pada tim A dan hasil pertandingan berakhir imbang maka bettor akan dianggap kalah.
Taruhan ada pada tim A dan hasil pertandingan berhasil dimenangkan tim A dengan selisih 1 gol. Contoh 1-0,2-1,3-2. Maka petaruh akan dianggap kalah ½ dari nilai taruhan nya tetapi jika tim A berhasil menang dengan selisih 2 gol. Contoh 2-0,3-1,4-2. Maka petaruh akan dianggap menang.
Jika nilai taruhan ada pada tim A dan hasil pertandingan berhasil dimenangkan oleh tim B. Maka bettor dianggap kalah taruhan.

0 : 1 ½

Taruhan seperti ini hampir sama dengan jenis taruhan ½ perbedaannya hanyalah penambahan selisih gol saja.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor seri. Bettor akan dianggap kalah jika taruhannya tersebut ada apa tim A.
Jika taruhan ada pada tim A dan hasil pertandingan tim A yang menang dengan selisih 1 gol. Contoh 1-0, 2-1, 3-2. Maka bettor akan dianggap kalah tetapi apabila team A berhasil menang dengan selisih 2 gol. Contoh 2-0, 3-1, 5-3. Maka bettor akan dianggap menang taruhan.
Bettor akan kalah taruhan ketika hasil dari pertandingan tersebut berhasil dimenangkan oleh tim B dan taruhannya ada pada tim A.

0 : 1 ¾

Jenis taruhan seperti ini juga hampir sama dengan jenis taruhan ¾ yang membedakan hanyalah penambahan selisih gol saja.

Jika taruhan bettor ada pada tim A dan hasil dari pertandingan tersebut berakhir dengan imbang. Maka bettor akan dianggap kalah taruhan.
Pada saat taruhan bettor ada pada tim A dan hasil pertandingan tersebut tim A berhasil menang dengan selisih 1 gol. Contoh 1-0,2-1,5-4. Maka bettor akan dianggap kalah taruhan dan apabila tim A berhasil menang dengan selisih 2 gol. Contoh 4-2,5-3,3-1. Maka bettor akan kalah ½ dari nilai taruhannya. Bettor akan dianggap menang taruhan apabila tim A berhasil memenangkan pertandingan dengan selisih 3 gol. Contoh 3-0,4-1,5-2.
Apabila bettor memberikan taruhannya kepada tim A dan hasil dari pertandingan tersebut dimenangkan oleh tim A. Maka bettor akan dianggap kalah taruhan.

READ:   Aturan Permainan Judi Baccarat Online Terlengkap

Demikianlah pemahaman mengenai nilai-nilai yang terdapat dalam istilah permainan handicap. Yang bisa juga digunakan di jenis permainan Over/Under seperti :

Jika taruhan pada over/under memiliki nilai 2.5 maka jumlah gol yang akan dianggap. Under adalah 3 gol kebawah dan akan disebut over jika jumlahnya 3 gol atau lebih.

Comments closed